Apa Sebabnya Eek Hewan Ini Berbentuk Kubus ?

Apa Sebabnya Eek Hewan Ini Berbentuk Kubus  – Para ilmuwan udah menemukan jawaban kenapa eek atau kotoran hewan ini berwujud kubus. Hewan yang dimaksud adalah wombat.

Apa Sebabnya Eek Hewan Ini Berbentuk Kubus ?

apa-sebabnya-eek-hewan-ini-berbentuk-kubus

chambres-hotes-video – selama bertahun-tahun, para ilmuwan bertanya-tanya mengapa kotoran wombat berwujud kubus. Sekarang, mereka menyebutkan bahwa udah menemukan dasar misterinya.

Wombat berhidung tanpa bulu, atau wombat biasa, dapat ditemukan di hutan perbukitan di selatan dan tenggara Australia. Hewan ini terhitung ada di Tasmania.

Hewan berkantung berbulu ini tenar sebab menghasilkan kotoran berwujud kubus yang khas. Menurut para peneliti dapat dirusak sendiri oleh mereka dikala berkomunikasi satu mirip lain.

Sekarang, para ilmuwan di Universitas Tasmania udah menemukan penjelasan lebih banyak perihal fenomena aneh tersebut.

Menggunakan pengujian laboratorium dan tipe matematika, tim peneliti menemukan ada dua tempat kaku dan dua tempat fleksibel di lebih kurang lingkar usus wombat. Usus, bersama dengan panjang 10 meter, lebih kurang 10 kali panjang tubuh wombat.

“Kemampuan untuk membentuk feses yang relatif seragam dan bersih ini unik di kerajaan hewan,” kata Scott Carver, ahli ekologi satwa liar berasal dari Universitas Tasmania, di dalam sebuah pernyataan.

“Mereka memasang feses ini di titik-titik mutlak di tempat jelajah wombat, layaknya di lebih kurang batu atau batang kayu, untuk berkomunikasi satu mirip lain,” urai dia.

“Penelitian kami menemukan bahwa kubus ini terbentuk di dalam 17 prosen paling akhir usus besar,” dia menambakan.

Para peneliti mengatakan, kotoran wombat berwujud kubus yang khas disebabkan oleh pengeringan feses di usus besar, dan kontraksi otot. Oleh karenanya terbentuklah ukuran dan sudut kotoran yang seragam.

“Wombat berhidung tanpa bulu tenar sebab menghasilkan kotoran berwujud kubus yang khas. Kemampuan untuk membentuk kotoran yang relatif seragam adalah hal unik di dunia hewan,” tambah Carver.

Pada manusia, makanan lewat usus di dalam satu atau dua hari, tapi sistem pencernaan wombat dapat memakan saat sampai empat kali lebih lama.

Sehingga hewan dapat mengekstrak seluruh kemungkinan takaran nutrisi berasal dari makanannya. Makhluk itu terhitung menghasilkan kotoran yang jauh lebih kering daripada kotoran manusia, sebab mereka lebih baik di dalam mengeluarkan air berasal dari usus.

Carver menyebutkan penemuan eek kubus ini dibuat di di dalam tabung lunak yang mengungkapkan cara baru di dalam pembuatannya. Implikasi sistem ini ada pada pembuatan, patologi klinis dan kebugaran pencernaan.

Penelitian soal eek wombat ini diterbitkan di dalam jurnal Soft Matter dan memperluas wawasan penelitian berasal dari tim sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *